SELAMAT DATANG DI WEBSITE SAYA

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Kontak Catting

Senin, 25 September 2017

7 Teknik Renang Gaya Kupu-kupu yang Benar


Butterfly stroke atau gaya kupu-kupu pada renang merupakan satu dari 4 gaya atau teknik renang yang turut dipertandingkan pada olimpiade. Menjadi salah satu teknik gaya renang yang populer, biasanya gaya ini juga disebut dengan gaya lumba-lumba. Disebut demikian karena gaya kupu-kupu ini gerakannya mirip dengan lumba-lumba.
ads
Untuk dapat melakukan gerakan dengan benar, perenang terutama yang masih pemula perlu untuk melakukan latihan dari dasar. Selain teknik renang gaya punggung, gaya kupu-kupu merupakan teknik yang juga sama populernya dan berikut di bawah ini bisa dilihat dan dipraktikkan bagaimana langkah-langkah dalam melakukan gerakan. Penjelasan teknik renang gaya kupu-kupu dapat disimak sebagai berikut.
Baca juga:
  1. Teknik Start
Ketika menggunakan teknik gaya kupu-kupu saat berenang, kita perlu melakukan start dengan benar. Dan untuk melakukannya, posisi start perlu perenang lakukan tepat di atas balok start. Bungkukkan tubuh tepat ke arah air di mana bagian lutut juga perlu agak ditekuk. Start akan dapat dilakukan dengan sempurna bila posisi tubuh dan gerakan dilakukan secara tepat.
  1. Posisi Tubuh yang Benar
Posisi Tubuh yang BenarPada gaya renang kupu-kupu, teknik juga meliputi posisi tubuh yang benar. Alasan mengapa posisi badan sangat penting adalah karena kesempurnaan gerakan sangat ditentukan olehnya. Ketika melaksanakan sebuah gerakan, usahakan untuk memosisikan tubuh sedatar mungkin mengimbangi permukaan air.
Tidak masalah apabila pada upaya kita akan terjadi gerakan naik dan turun secara vertikal saat memraktikkan. Pastikan juga gerakan naik turun pun disesuaikan juga dengan irama kaki yang kita hentakkan pada waktu yang sama. Sementara itu, yang jelas pada teknik gerakan gaya ini, tubuh perlu dalam posisi mengambang.
Ketika mengambang, posisi tubuh harus menelungkup dan pastikan juga posisi hampir sejajar di bawah permukaan air. Pertahankanlah posisi tersebut dimulai dari bagian kepala, pundak, sampai pinggang dan kaki. Sementara untuk lengan, keduanya bisa diposisikan di atas kepala serta garis permuaakn air yang berada di atas alis mata. Aturlah posisi tubuh sedatar mungkin dengan air untuk menurunkan risiko hambatan.
  • Bagian Kaki. Khusus pada bagian kaki, saat melakukan hentakan, sebaiknya tidak kaki tak dibuat memukul terlalu dalam. Apabila pukulan dibuat terlalu dalam, maka biasanya penambahan tekanan terjadi ke bagian depan. Lakukan bagian tendangan kaki dengan menekukkan lebih dulu kedua kaki di bagian persendian lutut, lalu luruskan kembali secara lebih kuat.
  • Bagian Kepala – Setelah bagian kaki, bagian kepala pun posisi harus tepat di mana bagian kepala bisa agak dinaikkan sampai mulut berada di atas permukaan air dan mampu mengambil napas dengan mudah. Saat sudah mengambil napas, kepala pun harus ditundukkan kembali dimasukkan ke dalam air sambil menjaga keseimbangan dan posisi datar tubuh pada permukaan air.
  1. Teknik Gerakan Lengan
Teknik Gerakan LenganPada teknik gaya kupu-kupu, gerakan lengan harus dilakukan secara bersamaan antara lengan kiri maupun kanan. Tentu untuk mengawalinya, kita bisa memasukkan lengan lebih dulu dua-duanya ke dalam air untuk bisa kemudian dilanjutkan dengan gerakan yang benar seperti di bawah ini:
  • Catch/Menangkap – Pada waktu tubuh sudah masuk ke dalam air lalu lengan juga sudah masuk, gerakkanlah lengan ke luar yang dilanjutkan dengan melakukan gerakan seperti menangkap. Lakukan gerakan tersebut dalam waktu yang sama dengan gerakan cambukan ke bawah yang pertama.
  • Down Sweep/Meraih – Ketika gerakan menangkap sudah dilakukan, maka gerakan selanjutnya yang perlu dilakukan adalah gerakan meraih. Dalam prosesnya, kita bisa menggerakkan pergelangan tangan berikut juga siku yang sudah agak ditekuk ke arah bawah dan dikeluarkan dari air lalu lanjut meraih air.
ads
  • In-sweep/Menarik – Barulah kemudian, kita masih perlu melanjutkan dengan teknik menarik. Pada gerakan ini, pastikan untuk menarik tangan ke dalam dan juga ke belakang di bawah kepala yang berada dekat tubuh.
  • Up-sweep/Mendorong – Selain itu, masih ada juga gerakan mendorong di mana kita perlu melakukannya di akhir gerakan menarik. Caranya adalah dengan mendorong bagian lengan ke arah belakang dan kemudian dilanjutkan dengan mengeluarkannya lagi dari air.
  • Recovery/Pemulihan – Pada gerakan ini, perenang perlu melakukannya pasca melakukan gerakan mendorong. Untuk caranya, perenang bisa mengangkat siku hingga ke atas permukaan air. Lanjutkan dengan gerakan memutar sendi bahu di mana tujuannya adalah sebagai pemindah lengan ke arah depan.
  1. Teknik Gerakan Kaki
Teknik Gerakan LenganSelain gerakan lengan, tentu bila ingin menjadi seorang perenang profesional kita perlu mempelajari dan melatih gerakan kaki. Teknik dalam menggerakkan kaki juga diperlukan supaya dapat melakukan performa dengan baik dan sempurna. Pada dasarnya, gerakan kaki untuk gaya kupu-kupu ini cukup terbilang mirip dengan teknik renang gaya bebas; perbedaannya hanya terletak pada gerakan pada gaya bebas dilakukan secara bergantian, sedangkan gerakan kaki gaya kupu-kupu dilakukan bersamaan.
Untuk mempelajari gerakan kaki, yang penting untuk diketahui di sini adalah bahwa gerak tungkai sangatlah berperan penting. Gerakan tungkai di sini maksudnya adalah fokus gerakan yang perenang lakukan dengan cambukan kaki baik ke atas maupun ke bawah secara berimbang. Jadi, ada 2 jenis cambukan, yaitu gerakan cambukan kaki ke atas dan juga ke bawah.
Untuk cambukan ke atas, ini juga disebut dengan gerak recovery di mana kaki digerakkan ke atas sampai pada permukaan air kolam dan cambukan perlu perenang lakukan 2 kali dalam 1 putaran lengan. Sementara untuk cambukan ke bawah bisa perenang mulai dengan melentingkan pinggang sambil meluruskan lutut dan kaki keduanya dicambukkan ke bawah secara cepat.
Ingat bahwa sendi yang lentur pada pergelangan kaki berikut juga sendi pada lutut akan sangat menjadi penentu untuk hasil cambukan ke arah bawah. Berikut ini adalah beberapa langkah yang kiranya bisa menjadi gambaran untuk melakukan teknik gerakan kaki yang benar:
  • Upayakan agar kaki berposisi lurus, yakni dimulai dari pangkal kaki sampai dengan ujung kaki.
  • Gerakan kaki bisa dilakukan dengan lutut ditekuk lebih dulu tapi juga jangan terlalu menekuk atau bengkok. Tekukan lutut dibuat sedikit saja.
  • Lakukan gerakan menendang dengan kaki di mana kaki yang semula ditekuk bisa diluruskan kembali. Proses gerakan meluruskan kaki dapat dilakukan secara keras, khususnya di area punggung kaki.
  • Sesudah kaki ditendang atau dalam posisi dikayuh ke arah bawah, kembali luruskan. Kembalilah ke posisi awal sesudah melakukannya.
  1. Teknik Pernapasan
Teknik PernapasanMasih ada juga teknik pernapasan setelah melatih diri melakukan gerakan lengan maupun kaki. Proses ambil napas dalam gaya kupu-kupu ketika renang bisa dilakukan dengan cukup mudah walau memang tak segampang dan senyaman gerakan pernapasan pada gaya punggung. Cukup angkat kepala ke atas sampai keluar dari permukaan air untuk mengambil napas, namun kepala jangan diangkat terlalu ke atas dalam prosesnya.
Dalam teknik mengangkat kepala gaya kupu-kupu, lakukan pada setiap akhir tarikan. Ketika mengambil napas, upayakan juga agar kepala agak dinaikkan ke permukaan air dan sesudah selesai turunkan lagi kepala ke bawah permukaan air secara cepat. Hal tersebut perlu dilakukan dengan tujuan agar tahanan depan tak begitu besar. Gunakan hidung untuk mengeluarkan air tepat di dalam air.
Sponsors Link

  1. Teknik Gerakan Koordinasi
Teknik Gerakan KoordinasiTeknik koordinasi tak hanya dijumpai pada gerakan gaya punggung, karena pada gerakan gaya kupu-kupu pun diperlukan teknik koordinasi yang menggabungkan seluruh teknik. Gerakan kaki, lengan dan pernapasan yang dilakukan secara bersamaan adalah yang disebut dengan teknik koordinasi gerakan di mana teknik ini juga penting untuk dilatih supaya seluruh gerakan dilakukan seimbang dan tepat.
Gerakan kaki plus lengan perlu dilakukan secara sesuai, terutama sewaktu tubuh bergerak naik turun pada permukaan air. Harus ada 2 kali putaran kaki baik keras maupun lemah pada 1 putaran lengan. Ketika gerakan kaki mendorong, maka lakukan dengan lemah, sedangkan ketika membuat tendangan kaki, ini perlu dilakukan secara keras.
  1. Teknik Membalik
Teknik MembalikTeknik membalik bukan juga hanya dijumpai pada gerakan gaya punggung, gaya kupu-kupu pun memerlukan teknik membalik. Untuk gerakan membalik, aturannya diketahui mirip dengan renang gaya dada. Tangan posisi di awal adalah pada dinding kolam dan sesudah tangan menyentuh dinding bersama-sama, barulah tubuh boleh digerakkan membalik.
Bagian kedua kaki yang ditekuk berikut juga bokong bisa kita putar ke samping dan tangan pun bisa dilepaskan satu per satu dan diluruskan sampai ke muka sambil melakukan gerakan bertolak sekuat tenaga pada dinding. Dari gerakan tersebut, tubuh kemudian bisa meluncur ke depan dengan sikap tubuh yang lurus dan dekat permukaan air di mana kaki bisa digerakkan lebih dari 1 kali

5 CARA BERENANG GAYA DADA YANG BAIK DAN BENAR

Renang Gaya dada sudah tidak asing lagi kita dengar. Gaya renang yang satu ini memiliki gerakan seperti katak yang sedang berenang.
Adapun cara berenang pada gaya dada dimulai dengan posisi badan terlungkup ke dalam air. Kemudian meluruskan tangan dengan posisi meluncur diikuti dengan meluruskan kaki juga.
Tangan kanan dan tangan kiri diawali dengan telapak tangan berdempetan, kemudian melakukan gerakan membuka kedua tangan kita. Setelah kita melakukan gerakan membuka kedua tangan, selanjutnya kaki kita yang melakukan gerakan membuka. Setelah melakukan gerakan membuka tangan dan membuka kaki sebanya sekitar 3 kali, kita angkat kepala kita ke atas permukaan air untuk mengambil nafas. Lakukan semua hal tersebut secara berulang.

Baca juga : CARA CEPAT BISA MENGAPUNG DI AIR DENGAN GAMBAR, PENTING SUPAYA TIDAK TENGGELAM DISAAT GENTING

Sumber img : Temukan pengertian
Gaya dada banyak disukai karena merupakan gaya renang yang santai sehingga kita tidak terlalu lelah berenang dengan gaya dada ini. Ada beberapa hal yang harus kita pelajari sebelum kita belajar berenang gaya dada, yaitu cara telungkup dipermukaan air, cara gerakan meluncur, cara gerakan tangan, cara gerakan kaki dan yang terakhir cara kita mengambil nafas.
Berikut ini cara-cara cepat supaya bisa berenang gaya dada:
1. Cara Telungkup Di Permukaan Air
Sumber img: PJKR Indonesia
Hal pertama yang harus kita bisa lakukan agar bisa berenang gaya dada adalah kita harus bisa telungkup dulu dipermukaan air. Dengan meluruskan tangan ke depan dan meluruskan kaki kebelakang sambil mengapung di permukaan air.
2. Cara Gerakan Meluncur
Sebelum anda berenang gaya dada, sebaiknya anda melakukan gerakan meluncur terlebih dahulu. Hal ini dapat membantu anda menyesuaikan badan ketika akan berenang gaya dada.
Sumber img : Google
  • Melakukan posisi rukuk pada sholat, posisi kaki lurus kebawah masuk ke dalam air dan posisi tangan lurus kedepan sejajar dengan permukaan air
  • Dempetkan tangan kita lurus ke depan.
  • Tempelkan kaki kita ke dinding kolam, kemudian lakukan dorongan sekuat mungkin sebagai pemicu dorongan meluncur ke depan.
  • Yang terakhir, usahakan badan di rilekskan atau tidak kaku supaya tetap mengapung di permukaan air

3. Cara Gerakan Kaki Saat Renang Gaya Dada
Sumber img: sporstation
  • Saat kaki dalam posisi lurus, lakukan sedikit tekukan pada kedua kaki.
  • Setelah kaki sudah menekuk, lakukan dorongan atau lecutan seraya kaki melakukan gerakan membuka hingga kaki lurus kembali.
  • Lakukan gerakan tersebut secara berulang hingga terbiasa.
  • Usahakan gerakannya rileks.
  • Sumber img: olahraga anak


    Sumber img: sport education

    Jika anda belum bisa melakukan gerakan kaki secara berenang, anda bisa melakukannya dengan latihan dipinggir kolam terlebih dahulu. Lakukan gerakan kaki renang gaya dada dengan tangan kita sambil memegang dinding kolam seperti gambar di atas.


    4. Cara Gerakan Tangan Saat Renang Gaya Dada

    Jika ingin lancar berenang dengan gaya dada, kita harus bisa menguasai dengan benar cara gerakan tangan ketika berenang gaya dada.

    sumber img: semua tentang olahraga
    • Meluruskan posisi tangan ke arah depan sejajar permukaan air
    • Tarik kedua tangan ke arah dada secara gerakan tangan melakukan gerakan membuka.
    • Usahakan jari merapat seperti katak, supaya didapatkan dayungan air yang baik.
    • Lakukan gerakan tersebut secara berulang hingga terbiasa
    Catatan: Jika anda belum bisa melakukan gerakan tangan sambil berenang, anda bisa menggunakan bantuan papan seluncur di dada anda


    5. Cara Mengambil Nafas Saat Renang Gaya Dada
    Mengambil nafas saat renang gaya dada, dilakukan ketika dilakukannya gerakan tangan mendayung air. Pengambilan nafas dapat dilakukan setelah melakukan gerakan kaki dan tangan sekitar 3 kali gerakan.
    sumber img: juns blog
    • Ketika tangan melakukan gerakan menarik atau mendayung air , angkat kepala anda ke atas permukaan air.
    • Tarik nafas menggunakaan mulut, tetapi keluarkan melalui hidung ketika kepala anda sudah tenggelam. (Menarik nafas menggunakan mulut supaya menghindari masuknya air ke dalam hidung).
    • Jika anda sudah  mengambil nafas tenggelamkan lagi kepala anda.
    • Usahakan kepala anda tidak menghadap ke depan supaya tidak membebani leher anda.

    Jika sobat kreatif ingin mempelajari lebih jelas lagi carap cepat berenang gaya dada, bisa dilihat di video berikut :

    Video Pertama


    Nah, sobat kreatif. sepertinya sudah cuku jelas, penjelasan cara cepat berenang gaya dada. Semoga anda bisa cepat bisa berenang dengan gaya yang satu ini. Selamat mencoba....

    Rabu, 30 Agustus 2017

    PENYERAHAN PIALA DAN KEJUARAAN O2SN FLS2N TINGKAT KABUPATEN MADIUN TAHUN 2017


    Telolet Pak Mariyadi



    Senin, 07 Agustus 2017

    Asal Usul Telaga Sarangan Magetan


                                               

    Telaga Sarangan - Indah, sejuk dan penuh cerita menarik, demikianlah kata yang tepat untuk menggambarkan tempat wisata keluarga Telaga Sarangan yang terletak di kaki Gunung Lawu, Kelurahan Sarangan, Kecamatan Plaosan, Kabupaten Magetan, Jawa Timur ini.

    Danau atau yang biasa disebut telaga ini memiliki luas lebih kurang 30 hektar dan memiliki kedalaman sekitar 30 meter dan hanya berjarak 20 kilometer dari pusat kota Magetan, sehingga gampang ditempuh.
    Berdasarkan informasi yang didapat dari petugas setempat, ditambah info dari tokoh dan wan warga setempat, nama lain dari Telaga Sarangan adalah Telaga Pasir. Hal ini karena berkaitan dengan cerita asal mula Telaga Sarangan.

    konon cerita Kyai Pasir ( Kyai Jalilung ) dan Nyai Pasir( Nyai Jalilung ) adalah pasangan suami isteri yang hidup di hutan gunung Lawu. Mereka berteduh di sebuah rumah (pondok) di hutan lereng gunung Lawu sebelah timur. Pondok itu dibuat dari kayu hutan dan beratapkan dedaunan. Dengan pondok yang sangat sederhana ini keduanya sudah merasa sangat aman dan tidak takut akan bahaya yang menimpanya, seperti gangguan binatang buas dan sebagainya. Lebih-lebih mereka telah lama hidup di hutan tersebut sehingga paham terhadap situasi lingkungan sekitar dan pasti dapat mengatasi segala gangguan yang mungkin akan menimpa dirinya.

    Pada suatu hari pergilah Kyai Pasir ke hutan dengan maksud bertanam sesuatu di ladangnya, sebagai mata pencaharian untuk hidup sehari-hari. Oleh karena ladang yang akan ditanami banyak pohon-phon besar, Kyai Pasir terlebih dahulu menebang beberapa pohon besar itu satu demi satu.

    Tiba-tiba Kyai Pasir terkejut karena mengetahui sebutir telur ayam terletak di bawah salah sebuah pohon yang hendak ditebangnya. Diamat-amatinya telur itu sejenak sambil bertanya di dalam hatinya, telur apa gerangan yang ditemukan itu. Padahal di sekitarnya tidak tampak binatang unggas seekorpun yang biasa bertelur. Tidak berpikir panjang lagi, Kyai Pasir segera pulang membwa telur itu dan diberikan kepada isterinya.

    Kyai Pasir menceritakan ke Nyai Pasir awal pertamanya menemukan telur itu, sampai dia bawa pulang.

    Akhirnya kedua suami isteri itu sepakat telur temuan itu direbus. Setelah masak, separo telur masak tadi oleh Nyai Pasir diberikan ke suaminya. Dimakannya telur itu oleh Kyai Pasir dengan lahapnya. Kemudian Kemudian Kyai Pasir berangkat lagi keladang untuk meneruskan pekerjaan menebang pohon dan bertanam.

    Dalam perjalanan kembali ke ladang, Kyai Pasir masih merasakan nikmat telur yang baru saja dimakannya. Namun setelah tiba di ladang, badannya terasa panas, kaku serta sakit sekali. Mata berkunang-kunang, keringat dingin keluar membasahi seluruh tubuhnya. Derita ini datangnya secara tiba-tiba, sehingga Kyai Pasir tidak mampu menahan sakit itu dan akhirnya rebah ke tanah. Mereka sangat kebingungan sebab sekujur badannya kaku dan sakit bukan kepalang. Dalam keadaan yang sangat kritis ini Kyai Pasir berguling-guling di tanah, berguling kesana kemari dengan dahsyatnya. Gaib menimpa Kyai Pasir. Tiba-tiba badanya berubah wujud menjadi ular naga yang besar, bersungut, berjampang sangat menakutkan. Ular Naga itu berguling kesana kemari tanpa henti-hentinya.

    Alkisah, Nyai Pasir yang tinggal di rumah dan juga makan separo dari telur yang direbus tadi, dengan tiba-tiba mengalami nasib sama sebagaimana yang dialami Kyai Pasir. Sekujur badannya menjadi sakit, kaku dan panas bukan main. Nyai Pasir menjadi kebingungan, lari kesana kemari, tidak karuan apa yang dilakukan.

    Karena derita yang disandang ini akhirnya Nyai Pasir lari ke ladang bermaksud menemui suaminya untuk minta pertolongan. Tetapi apa yang dijuumpai. Bukannya Kyai Pasir, melainkan seekor ular naga yang besar sekali dan menakutkan. Melihat ular naga yang besar itu Nyai Pasir terkejut dan takut bukan kepalang. Tetapi karena sakit yang disandangnya semakin parah, Nyai Pasir tidak mampu lagi bertahan dan rebahlah ke tanah. Nyai Pasir mangalami nasib gaib yang sama seperti yang dialami suaminya. Demikian ia rebah ke tanah, badannya berubah wujud menjadi seekor ular naga yang besar, bersungut, berjampang, giginya panjang dan runcing sangat mengerikan. Kedua naga itu akhirnya berguling-guling kesana kemari, bergeliat-geliat di tanah ladang itu, menyebabkan tanah tempat kedua naga berguling-guling itu menjadi berserakan dan bercekung-cekung seperti dikeduk-keduk. Cekungan itu makin lama makin luas dan dalam, sementara kedua naga besar itu juga semakin dahsyat pula berguling-guling dan tiba-tiba dari dalam cekungan tanah yang dalam serta luas itu menyembur air yang besar memancar kemana-mana. Dalam waktu sekejap saja, cekungan itu sudah penuh dengan air dan ladang Kyai Pasir berubah wujud mejadi kolam besar yang disebut Telaga. Telaga ini oleh masyarakat setempat terdahulu dinamakan Telaga Pasir, karena telaga ini terwujud disebabakan oleh ulah Kyai Pasir dan Nyai Pasir.

    Sejak itu, setahun sekali, tepatnya pada hari Jumat Pon bulan Ruwah, di telaga ini diadakan acara Larung Tumpeng/ larung sesaji. Upacara ini dilakukan sebagai bentuk ungkapan syukur masyarakat desa. Dalam upacara ritual ini, warga melarung persembahan atau sesaji ke tengah telaga.

    Bagi Anda yang ingin berkunjung ketempat ini, selain bisa menikmati telaga, juga bisa menikmati obyek wisata air terjun Tirtosari.
    di sini ada 2 obyek wisata sekaligus, telaga dan air terjun.
    Meski tidak begitu luas, namun di tengah telaga terdapat pulau kecil. Entah apa yang ada di dalamnya, yang jelas pulau tersebut tidak dibuka untuk wisatawan.

    Di sebelah barat telaga, terdapat hutan pinus yang banyak dihuni oleh kera liar. Jika sepi, kera-kera banyak yang turun ke jalan. Di telaga ini ada beberapa pilihan yang dapat Anda nikmati.

    Untuk wisata air, Anda dapat naik perahu boat mengelilingi telaga. Anda dapat menikmati indahnya telaga dan merasakan segarnya air telaga.

    Di sepanjang jalan dari pusat kota Magetan menuju Telaga Sarangan, Anda akan disuguhi pemandangan yang indah. Di kanan-kiri jalan terlihat hamparan sawah dan ladang penduduk. Jalannya berkelok-kelok dan naik.
    Namun Anda tak perlu khawatir, karena keadaan jalannya cukup baik, tidak rusak dan bergelombang. Tapi Anda juga harus tetap berhati-hati, karena terkadang ada kendaraan yang tidak kuat naik, sehingga mogok di tengah jalan.
    Sebelum tiba di Telaga Sarangan, Anda akan melewati Telaga Wurung. Telaga Wurung ini adalah tempat bagi mereka yang gemar memancing ikan. “Wurung” sendiri berasal dari bahasa Jawa yang artinya “batal”. Konon, jika sepasang kekasih melewati jalan ini, maka diyakini jalinan cintanya akan berakhir (wurung menikah).

    Paket yang ditawarkan ada 2 macam, 1 kali putaran dengan biaya Rp 40.000 atau 3 kali putaran dengan biaya Rp 100.000. 1 perahu boat dapat dinaiki 4-5 orang dewasa. Untuk wisata darat, pengunjung dapat naik kuda mengelilingi telaga. Satu kali putaran Anda akan dikenai biaya Rp 40.000.

    Bagi yang hobi berolahraga, bisa berjalan kaki mengelilingi Telaga Sarangan dengan keliling sekitar 1,5 km. Karena di sepanjang jalan dapat menikmati keindahan panorama alam Gunung Lawu.

    Jika belum lelah berjalan, pengunjung juga bisa melanjutkan perjalanan ke air terjun Tirtosari. Anda tidak perlu khawatir, karena jalan menuju air terjun Tirtosari ini relatif mudah dilewati. Pintu masuknya terdapat di sebelah barat telaga, ditandai dengan patung pesawat di bagian depannya.

    Perjalanan menuju air terjun Tirtosari ini berjarak sekitar 2,5 km. Perjalanan awal sejauh 1,5 km dapat ditempuh dengan naik kuda, namun 1 km berikutnya perjalanan hanya bisa ditempuh dengan jalan kaki. Di sepanjang jalan akan disuguhi pemandangan indah kebun sayur penduduk.

    Sate kelinci

    Lelah berjalan, pengunjung bisa menikmati kuliner di Telaga Sarangan. Yang paling terkenal adalah Sate Kelinci. Tidak usah bingung dimana mencarinya, karena di sepanjang telaga banyak penjual Sate Kelinci yang siap melayani.

    Data dari Dinas Pariwisata Magetan mencatat, sedikitnya terdapat 140 pedagang sate kelinci yang berjualan di sekitar kawasan Telaga Sarangan. Satu porsi Sate Kelinci berisi 10 tusuk sate dan lontong dijual dengan harga Rp 10.000.

    Sate kelinci memiliki tekstur daging yang berserat halus dan warna sedikit pucat, sehingga rasanya lebih lembut dan gurih saat dikunyah.

    Dengan beralaskan tikar menghadap ke telaga, Sate Kelinci terasa bertambah nikmat. Selain Sate Kelinci, banyak pedagang keliling yang menawarkan kacang rebus, jagung rebus, keripik dan lain lainnya.

    Di pinggir telaga, banyak pedagang tanda mata yang berjualan. Mulai dari kaos bertuliskan Telaga Sarangan, sampai kerajinan anyaman juga disediakan. Di sisi lain terdapat pedagang sayur dan buah-buahan segar.

    Sedangkan untuk masalah penginapan, pengunjung Telaga Sarangan tidak perlu khawatir. Karena di pinggir telaga, banyak hotel yang ditawarkan, mulai dari hotel melati, sampai hotel berbintang.

    Yang tidak kalah pentingnya adalah, bagi pengunjung yang ingin menikmati obyek wisata Telaga Sarangan, sebaiknya jangan berkunjung pada musim liburan, karena dipadati pengunjung.

    Ahok Divonis Dua Tahun Penjara, Ini Respons Berbagai Pihak

    ditunggu. Orang-orang yang kontra terhadap Ahok, orang yang pro-Ahok, dan Ahok sebagai terdakwa itu sendiri menanti dengan harap-harap cemas. Ketika hakim membacakan vonis dua tahun, ada beragam ekspresi spontan dari ketiganya.

    Pantauan , Ahok menjalani sidang vonis dengan tegar. Ia mengamati vonis hakim dengan saksama, meskipun sesekali melirik ke arah jaksa. Ahok tak gusar. Ia hanya sesekali membenarkan letak kacamatanya. Terkadang tangannya juga diletakkan di atas kedua lututnya. 

    Namun begitu vonis dua tahun dibacakan, Ahok sempat menunduk, sebelum akhirnya menoleh ke tim kuasa hukumnya. Lalu dengan nada yang pelan Ahok mengaku menerima putusan itu dan akan melakukan banding. 

    Reaksi berbeda ditunjukkan massa yang selama ini menentang Ahok. Begitu vonis dibacakan, mereka melontarkan takbir. Massa yang kontra Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok berteriak gembira setelah mendengar pembacaan vonis oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Utara itu. 

    Beberapa orang tampak melakukan sujud syukur. Beberapa di antaranya tetap kecewa dengan ringannya hukuman dan menuntut agar Ahok dipenjara lima tahun. Sejurus dengan itu, komando aksi menginstruksikan agar massa tetap tenang. 

    Sementara itu, begitu vonis selesai dibacakan, ada tangis yang pecah di antara massa yang pro-Ahok. Raut muka sedih tak dapat dibendung. Padahal sebelum vonis dibacakan, mereka riang gembira bernyanyi dan berjoget poco-poco. 

    Beberapa di antaranya tidak terima, sehingga tercipta keributan kecil. Namun suasana teredam saat akhirnya mereka menyanyikan lagu "Gugur Bunga" atau yang dikenal mengheningkan cipta.